single

Adre Arido Geovani, dari Tidur di Musala Kini Berangkat ke Eropa

Ligatopskor -  Pada edisi "Ngulik Keluarga Alumni" kali ini, Bung Yuke, Direktur Liga TopSkor, masih menyambangi satu per satu alumni Liga TopSkor yang kemarin terpilih masuk Garuda Select angkatan ketiga.

Dalam edisi ini Bung Yuke bertemu dengan keluarga dari Adre Arido Geovani. Pertemuan berlangsung istimewa karena dilakukan di Stadion Bea Cukai Rawamangan.

Adre Arido Geovani adalah anggota BTFA atau Bina Taruna Football Academy. Pemain di posisi kiper ini saat berlatih ditemani ibunya, Efsita Ruri Lestari.

Sang ibu adalah sosok yang selalu kemanapun mengantar Adre berlatih atau bertanding. Jadilah Bung Yuke mengobrol dengan ibunya Adre.

Banyak cerita menarik disampaikan Efsita Ruri Lestari kepada Bung Yuke. Mulai tempat kelahiran Adre di Yogyakarta, sampai makna nama Adre itu sendiri.

"Adre itu A: Agustus, D: dua, R: ribu, E: empat. Jadi Agustus Dua Ribu Empat, bulan dan tahun kelahirannya Adre," katanya.

Diketahui pula Adre adalah pemain yang lahir di Yogyakarta. Kemudian saat kelas 1 SD pindah ke Jakarta.

Di Jakarta itulah perkenalan dengan sepak bola dimulai. Karena kakek Adre ternyata hobi sepak bola, bahkan bermain bola.

"Ke manapun kakeknya latihan bola, pasti Adre minta ikut. Dari situ lama-lama suka sepak bola," kata Efsita.

Di awal perkenalan dengan sepak bola, Adre belum memilih kiper. Beberapa posisi pernah dicoba, mulai bek sampai striker.

"Tapi kakeknya bilang dengan postur Adre yang tinggi, kalau jadi pemain persaingannya ketat. Mendingan jadi kiper. Kebetulan Adre juga suka," tutur Efsita.

Dalam rekam jejak di sepak bola usia muda Adre mengawalinya di SSB Urakan, kemudian pindah ke JFS, lalu ke BTC. Baru dalam beberapa tahun ini memperkuat BTA.

"Perjuangan Adre di sepak bola ini tidak gampang. Ada susahnya juga, misalnya kami dulu pernah kemalaman setelah uji coba di GOR Padjadjaran Bogor. Akhirnya pilih berhenti menginap di musala GOR Ciracas, karena kebetulan lampu kendaraan juga mati. Jadilah kami tidur di musala," kata Esfita, mengenang perjuangan mengantar dan mendampingi anaknya.

Kerja keras Adre ternyata berbuah manis. Adre menjadi salah satu kiper yang lolos seleksi masuk Garuda Select III. Adre terpantau talent scout Garuda Select saat bermain di Liga TopSkor.

"Waktu itu saya tidak tahu kalau ada dari Garuda Select memantau Liga TopSkor, tapi ternyata saya terpantau dan ikut seleksi. Kemudian bisa lolos seleksi," kata Adre.

Selama di Eropa nanti Adre bertekad untuk menimba ilmu dan pengalaman sebanyak-banyaknya. Termasuk berharap bisa menarik perhatian klub Eropa.

Obrolan selengkapnya bisa boys and girls simak di channel YouTube Liga TopSkor.*

Top